Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Kamis, 17 Juli 2014

Bunga, Sumber Mineral Baru (diketahui) Manusia

0 komentar
Baru-baru ini telah dibuktikan bahwa bunga dapat menjadi sumber mineral yang menjanjikan bagi manusia. Sampai saat ini bunga hanya digunakan sebgai pelengkap hidangan agar menjadi lebih menarik. Sebuah penelitian telah dilakukan oleh Otakar Rop dari Tomas Bata University, Ceko, dan kawan-kawan, mengenai komposisi dan nilai nutrisi bunga. Hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Molecules pada April 2012 tersebut juga memberikan alasan yang cukup mengenai peluang yang cukup tinggi bagi bunga untuk dijadikan sumber mineral bagi manusia.

Analisis kimia telah dilakukan untuk mengetahui komposisi mineral beberapa jenis bunga yang diajukan untuk menjadi sumber mineral. Analisis komposisi mineral dibagi menjadi dua kategori, yakni unsur makro yang meliputi fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan natrium, serta unsur mikro, meliputi besi, magnesium, tembaga, seng, dan molibdenum. Pembagian kategori tersebut dilakukan berdasarkan kandungan mineral dalam bunga.

Bukan hanya komposisi mineral, beberapa analisis nutrisi dilakukan dalam penelitian ini, seperti konten fenolik total (total phenolic content, TPC), kapasitas antioksidan total (total antioxidant capacity, TAC), serta protein kasar.

Hasil analisis mineral menunjukkan terdapat 12 spesis bunga yang memiliki kandungan mineral lebih besar dibanding buah dan sayuran yang banyak digunakan sebagai makanan. Spesis-spesis tersebut adalah bunga naga (Antirrhinum majus), begonia bolivia (Begonia boliviensis),  bunga jagung (Centaurea cyanus), paris daisy (Chrysanthemum frutescens), feverfew (Chrysanthemum parthenium), cengkeh merah jambu (Dianthus caryophyllus), fuchsia (Fuchsia x hybrida), balsam (Impatiens walleriana), mawar teh (Rosa odorata), marigold Perancis (Tagetes patula), nasturtium (Tropaeolum majus), dan pansy (Viola x wittrockiana).
Kadar mineral makro yang terdapat dalam spesis-spesis tersebut berada pada kisaran 6 hingga diatas 3.900 mg/kg bunga. Kadar mineral mikro berkisar antara 0,29 hingga 9,85 mg/kg. Nilai TPC yang dimiliki berkisar antara 2,53 hingga 5,11 gram/kg. Sedangkan TAC berkisar antara 4,21 hingga 6,89 gram/kg. Kandungan flavanoid berkisar antara 1,23 hingga 2,27 gram/kg.

Kadar mineral, nilai nutrisi, serta kapasitas antioksidan tinggi, menyebabkan spesis-spesis tersebut cukup menjanjikan untuk dijadikan sumber makanan yang baru bagi manusia. Penggunaannya diperkirakan akan semakin besar mengingat spesis-spesis bunga tersebut memiliki tampilan menarik sehingga dapat mempercantik penyajian. Bagaimanapun, penyuluhan terhadap publik, serta promosi jenis makanan baru ini merupakan hal yang harus diperhatikan. Riset mengenai penyuluhan dan promosi bunga sebagai sumber makanan saat ini telah dilakukan di tempat yang sama.

***

Leave a Reply

 
Majalah Kimia © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here