Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Selasa, 13 Desember 2011

Penentuan Bilangan Hidroksi Pada Asam Lemak

0 komentar
Model Senyawa Poliol

Bilangan hidroksi adalah suatu bilangan pembanding yang digunakan untuk mengkarakterisasi suatu senyawa poliol. Senyawa poliol adalah senyawa yang mengandung banyak gugus hidroksida. Asam lemak dapat termasuk kategori poliol apabila memiliki banyak gugus hidroksi pada rantai sampingnya. Bilangan hidroksi dinyatakan sebagai jumlah KOH dalam mg yang diperlukan untuk menetralkan sejumlah ekivalen asam asetat yang digunakan untuk asetilasi satu gram sampel. Metode analisis yang biasa digunakan dalam hal ini adalah titrasi asam basa.


Prosedur:
Untuk menentukan bilangan hidroksi suatu sampel asam lemak diperlukan reagen asam asetat anhidrida. Sebanyak 30 mL asam asetat anhidrida dilarutkan dalam 350 mL larutan piridin. Asetilasi gugus hidroksi dilakukan dengan mereaksikan 2 mL sampel ke dalam 4 mL larutan asam asetat anhidrida. Reaksi dilakukan selama 2 jam pada temperatur 90 oC. Setelah 2 jam reaksi, larutan kemudian ditambahkan aqua dm sebanyak 4 mL pada temperatur ruangan. Penentuan bilangan hidroksi dapat dilakukan dengan mentitrasi larutan hasil reaksi yang sudah diencerkan tersebut dengan larutan KOH 1N.

Perhitungan:
Bilangan hidroksi ditentukan dengan persamaan berikut:
dimana:
Va = Volume KOH yang diperlukan untuk mentitrasi sampel asam lemak (mL).

Vb = Volume KOH yang diperlukan untuk mentitrasi sampel + reagen asetilasi (mL).
Vc = Volume KOH yang diperlukan untuk mentitrasi reagen asetilasi (mL).
W = Berat sampel asam lemak (gram).



Leave a Reply

 
Majalah Kimia © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here