Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Sabtu, 11 Juni 2011

Amonia (Amonium hidroksida)

4 komentar
Amonia (Amonium hidroksida)
Amonia
(Amonium Hidroksida)
NH4OH
Inggris : Ammonium hydroxyde
Jerman : Ammonium hydroxyd
Latin : Hydras ammonicus
Mr : 35,05
Massa Jenis : 0,91


Sifat-sifat
Amonia adalah larutan gas amoniak (NH3) dalam air, berbau khas menusuk hidung. Kelarutan gas amoniak dalam air sangat besar yaitu 1.145 l/l air pada suhu 0 oC dan tekanan 1 atmosfer, gas ini juga larut dalam alkohol dan eter. Bila uap amonia bercampur dengan uap asam klorida maka akan terbentuk kabut putih yang mengendap. Endapan putih tersebut adalah NH4Cl padat yang disebut salmiak. Dalam dunia perdagangan dapat dijumpai larutan amonia pekat yang mengandung 25% gas NH3. Larutan amonia pekat harus disimpan di tempat yang sejuk agar konsentrasinya tidak menurun karena menguap.

Pembuatan
  1. Gas amoniak dibuat menurut proses Haber & Bosch: N2 + 3 H2  → 2NH3 22,8 kal pada suhu reaksi 530 oC dan tekanan 150 - 200 atm dengan katalis Fe2O3/Ni/Pt/Pd. Reaksi tersebut merupakan reaksi eksoterm namun harus dilangsungkan pada suhu tinggi, hal ini disebabkan karena kedua gas tersebut bersifat lembam. Gas nitrogen berasal dari udara sedangkan hidrogen berasal dari cracking gas alam.
  2. Pada zaman dahulu amoniak diperoleh sebagai hasil sampingan gas lampu (hasil penyulingan kering batu bara) dalam bentuk garam sulfat atau karbonat, kemudian dibebaskan dengan Ca(OH)2.
  3. Di laboratorium, jika diperlukan gas amoniak dalam jumlah sedikit dapat dibuat dengan membebaskan garam-garam amonium dengan kapur (mis. NH4Cl + Ca(OH)2).
Kegunaan
  1. Di laboratorium banyak digunakan sebagai pereaksi analisis, baik kualitatif maupun kuantitatif.
  2. Dalam rumah tangga banyak digunakan dalam campuran obat pembersih sendok garpu perak dan barang logam lainnya.
  3. Dalam PPPK (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) digunakan untuk obat sengatan serangga untuk menetralkan asam racunnya.
  4. Dalam aneka industri digunakan sebagai bahan dasar pembuatan asam nitrat, Na-karbonat, pupuk ZA, pengisi mesin pendingin (pengganti freon), pengawet lateks, dan lain-lain.
A|B|C|D|E|F|G|H|I|J|K|L|M|N|O|P|Q|R|S|T|U|V|W|X|Y|Z

    4 Responses so far.

    1. Rizki S.A says:

      saya mau tanya, jika kotoran sapi dimsukkan kedalam air, apakah amoniknya terbang ke udara ? terus jika kotoran tdi mengandung amonia, bagaimana cara memisahkan amonia tersebut, apakah dgn fermentasi bisa ?

    2. Anonim says:

      cara menetapkan kadarnya?

    3. http://rdv16.blogspot.com/

    4. terimaksih sangat membntu

    Leave a Reply

     
    Majalah Kimia © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

    You can add link or short description here